Banyak orang merasa kurang percaya diri karena gigi depan terlihat kuning atau tidak rapi setiap kali tersenyum.
Veneer adalah perawatan gigi dengan mengurangi lapisan tipis pada permukaan depan gigi, kemudian memasang lapisan atau restorasi khusus di atasnya.
Di Korea, veneer merupakan salah satu perawatan gigi yang cukup populer, terutama untuk mengatasi gigi yang terlihat kuning, adanya celah di antara gigi depan, atau bentuk gigi yang kurang rapi.
Lalu, sebenarnya veneer gigi bisa bertahan berapa lama?

Berapa Lama Veneer Gigi Bisa Bertahan?
Masa pakai veneer dapat berbeda pada setiap orang. Namun, secara umum, veneer dapat bertahan sekitar 5–10 tahun.
Lama atau tidaknya veneer bertahan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jenis bahan veneer, kondisi gigi, metode perawatan, serta kebiasaan sehari-hari.
Jika tidak dirawat dengan baik, veneer juga dapat mengalami perubahan warna, kerusakan, atau masalah lainnya sehingga pada akhirnya perlu diganti.
Lalu, apa yang bisa dilakukan agar veneer dapat bertahan lebih lama?

1. Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin
Salah satu cara terbaik untuk menjaga veneer adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Setelah perawatan, disarankan untuk melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan hingga 1 tahun sekali.
Dokter dapat memeriksa kondisi veneer, kekuatan adhesinya, kesehatan gusi, gigitan, serta kemungkinan adanya perubahan warna atau masalah lainnya.
Jika masalah ditemukan sejak dini, biasanya penanganannya dapat dilakukan dengan lebih sederhana dan membantu memperpanjang masa pakai veneer.

2. Hindari makanan yang terlalu keras
Salah satu kebiasaan yang dapat memperpendek usia veneer adalah menggigit makanan keras menggunakan gigi depan.
Benturan yang terlalu kuat dapat memberikan tekanan langsung pada veneer dan meningkatkan risiko veneer retak atau patah.
Sebaiknya makanan yang keras atau alot dikunyah menggunakan gigi belakang, dan hindari kebiasaan menggigit atau membuka sesuatu menggunakan gigi depan.

3. Hindari makanan dan kebiasaan yang dapat menyebabkan noda
Seiring waktu, veneer maupun area di sekitarnya dapat mengalami perubahan warna atau noda.
Beberapa hal yang dapat menyebabkan noda antara lain kopi, teh, wine, kari, dan rokok.
Jika sering mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, sebaiknya perhatikan kebersihan gigi dengan lebih baik. Setelah mengonsumsinya, membersihkan gigi dapat membantu mengurangi risiko terjadinya noda.

Belakangan ini, semakin banyak orang yang datang ke Korea untuk melakukan perawatan veneer.
Perawatan veneer umumnya dapat dilakukan dalam sekitar 1–2 kali kunjungan, dengan waktu perawatan yang relatif singkat, bahkan dapat selesai dalam waktu sekitar satu minggu tergantung kondisi dan rencana perawatan.
Karena itu, banyak orang yang sekaligus berwisata ke Korea dan mencari klinik gigi untuk melakukan veneer.
Jika Anda sedang mencari klinik veneer di Korea, pastikan klinik tersebut juga menyediakan perawatan dan pemantauan setelah tindakan, sehingga kondisi veneer dapat tetap terjaga dalam jangka panjang
Di Carehaejo (케어해줘), tersedia program perawatan setelah tindakan untuk membantu menjaga veneer tetap sehat dan terawat.
Jika Anda berencana melakukan veneer gigi di Korea, Carehaejo dapat membantu mempersiapkan kebutuhan Anda, mulai dari pemilihan rumah sakit/klinik, hotel, tiket pesawat, visa, penerjemah, penjemputan, hingga perawatan setelah tindakan.


